Newest Post

Tampilkan postingan dengan label Fenomena Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Fisika. Tampilkan semua postingan

Fakta Ilmiah Jabal Magnet

| Rabu, 18 Desember 2013
Baca selengkapnya »
Gunung Magnet (Jabal Magnet) merupakan sebuah tempat yang terletak sekitar 30 km di utara Madinah. Jabal Magnet merupakan salah satu fenomena yang sangat menarik karena memiliki gaya tarik bumi (yang salah disebut sebagai magnet, padahal gravitasi) jauh lebih besar dari sekitarnya. Fenomena yang mengesankan disini adalah efek keterbalikan gravitasi.
 
Saat seseorang jalan menurun, rasanya sangat sulit. Pedal gas harus ditekan dalam-dalam. Sebaliknya, saat seseorang menanjak naik, kendaraan seolah bergerak begitu saja bahkan tidak perlu menekan pedal. Bila seseorang yang biasa di pegunungan,tentunya tahu kalau sebaliknya lah yang masuk akal. Naik sangat sulit karena melawan gravitasi, sementara turun sangat gampang, karena dibantu gravitasi. Bukan hanya dengan kendaraan, menuang air atau menggulirkan bola akan tampak naik mendaki, bukannya turun.
 
Daerah semacam ini bukan hanya ada di Madinah, tapi di China: (Liaoning, Shan Dong, Xi An), Taiwan, Utah, Uruguay, India (Ladakh) dan Korea. Dan tidak ketinggalan di Gunung Kelud, Gunung Semeru dan mungkin di Pager Gunung, Pekalongan, negara kita sendiri. Beberapa orang langsung mengkaitkannya dengan UFO, paranormal, mukjizat religius, hantu, dan hal-hal yang justru lebih aneh lagi dari fenomenanya sendiri.
 
Jadi apa sebenarnya fakta ilmiahnya???
 
Baiklah teman-teman, menurut fisikawan dan dibenarkan oleh pengukuran GPS, efek ini semata hanyalah ilusi yang disebabkan oleh lansekap. Posisi pohon dan lereng di daerah sekitar, atau garis cakrawala yang melengkung, dapat menipu mata sehingga apa yang terlihat menaiki tanjakan sesungguhnya menuruni tanjakan. Berdasarkan yang telah anda duga, tidak di seluruh bagian gunung yang mengalami kondisi ‘ajaib’ ini. Hanya pada titik tertentu, yang langka, yang kondisi-kondisi memungkinkan agar efek ini terjadi.
 
Fisikawan Brock Weiss dari Universitas Negara Bagian Pennsylvania mengatakan “Kuncinya adalah lereng yang bentuknya sedemikian hingga memunculkan efek seolah anda menaiki tanjakan.” Pengukuran GPS yang dilakukan Weiss dan ilmuan lainnya menunjukkan kalau elevasi daerah dasar tanjakan, sesungguhnya lebih tinggi dari elevasi daerah puncak tanjakan. Jalannya sesungguhnya menurun!
 
Pikiran manusia seringkali menipu, dan inilah mengapa kita tidak dapat semata bertopang pada kesaksian, walaupun jujur. Kita memerlukan alat ukur yang lebih canggih dan objektif. Dalam kasus jabal magnet dan ratusan gunung sejenis di penjuru dunia, bukan Hukum Gravitasi Newton yang salah, tapi pikiran kita sendiri yang tertipu. Pengujiannya sederhana sekali, hanya pengukuran GPS di titik dasar dan puncak tanjakan. Anda bisa mencoba sendiri bila anda memiliki GPS. Hal ini mengapa SGS (Saudi Geological Survey) tidak pernah heboh mengenai adanya Jabal Magnet.

Beberapa orang berusaha mengambil penjelasan ilmiah dalam bentuk pengaruh lava berusia ratusan juta tahun. Walau begitu, hal ini jelas salah karena fenomena jabal magnet terjadi di daerah lain yang bukan gunung berapi. Mata manusia dan otak dapat dengan mudah dibohongi sehingga berpikir kalau hukum fisika dapat berubah, namun yang ada hanyalah penyimpangan sudut pandang dan sudut yang ganjil. Apa yang dimiliki oleh semua lokasi gravitasi terbalik ini adalah cakrawala yang sepenuhnya atau sebagian besar terhalangi. Akibatnya, sulit bagi mata manusia untuk menilai kemiringan sebuah permukaan. Tidak adanya titik referensi yang handal, diperkuat ilusinya oleh indera keseimbangan tubuh, khususnya bila kemiringan lereng ini kecil. Akibat lain dari tidak adanya referensi adalah benda yang secara normal dianggap tegak lurus tanah (seperti pepohonan) dikira memang tegak lurus, padahal ia berbaring. Ilusi ini serupa dengan ilusi kamar Ames, dimana bola dapat terlihat bergulir melawan gravitasi. Begitulah faktanya teman-teman!!!

Fakta Ilmiah Jabal Magnet

Posted by : Unknown
Date :Rabu, 18 Desember 2013
With 0komentar

Fakta Menarik Matahari, Bulan, Bintang, dan Planet

|
Baca selengkapnya »
Hai teman-teman, salam fisika untuk seluruh pecinta fisika di dunia!!
Tak henti-hentinya fisika kembali meramaikan kehidupan manusia. Banyak sekali fakta-fakta dan fenomena fisika yang semakin lama terungkap seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Kali ini, saya akan berbagi informasi mengenai fakta-fakta menarik mengenai matahari, bulan, bintang, dan planet.
Astronomi adalah ilmu yang mempelajari benda-benda langit seperti bintang, komet, planet, dan galaksi. Astronomi berasal dari kata Yunani ‘astron’ dan ‘nomos’ yang berarti ‘bintang’ dan ‘hukum’. Ilmu ini berkaitan dengan pembentukan dan perkembangan alam semesta, gerak benda-benda langit, serta evolusi fisika dan kimia benda langit. Sejak abad ke-20, bidang astronomi dibagi menjadi dua cabang: pengamatan dan teoritis. Astronomi pengamatan menekankan pada pengumpulan dan analisis data menggunakan prinsip-prinsip dasar fisika. Sedangkan astronomi teoritis berfokus pada analisa dan pengembangan model komputer untuk menjelaskan objek dan fenomena astronomi.

Fakta Menarik tentang Matahari
1. Matahari telah berusia sekitar 4,5 miliar tahun dan menghasilkan 383 miliar triliun kilowatt energi.
2. Sinar matahari membutuhkan waktu 8 menit untuk mencapai bumi dan bertanggung jawab pada dinamika arus laut dan pola cuaca di bumi.
3. Bumi mengorbit matahari dalam orbit elips, membuat jarak antara bumi dan matahari bervariasi dalam setahunnya.
4. Ukuran matahari sebenarnya hanya rata-rata dibanding dengan bintang lainnya, tapi masih menyumbang 98% total materi dalam tata surya kita.
5. Angin matahari mampu mencapai jarak hingga 50AU. Satu AU setara dengan jarak dari bumi ke matahari.
6. Petir yang terjadi di langit memiliki suhu hampir 3 kali lebih panas dari matahari.

Fakta Menarik tentang Bulan
1. Bulan merupakan satu-satunya benda langit di mana manusia pernah berjalan diatasnya.
2. Ilmuwan Dr. Eugene Shoemaker amat mencintai bulan. Setelah kematiannya, abunya disebarkan ke bulan oleh pesawat ruang angkasa Lunar Prospector pada tahun 1999.
3. Jejak kaki yang ditinggalkan astronot Neil Armstrong merupakan jejak pertama manusia di bulan.
4. Setiap tahun bulan bergerak menjauh dari bumi sekitar 3 cm.

Fakta Menarik tentang Bintang
1. Terdapat hampir 1×10^22 bintang di alam semesta.
2. Sebagian dari bintang berjarak amat jauh dari bumi sehingga cahayanya harus menempuh jutaan tahun sebelum sampai ke bumi.
3. Proxima Centauri adalah bintang terdekat dengan tata surya kita dan berjarak sekitar 4 tahun cahaya.
4. Pada nebula, ketika gas dan debu mulai padat, objek baru terbentuk yang dikenal sebagai protostar (cikal bakal bintang).
5. Tergantung dari suhu permukaannya, warna bintang bervariasi dari merah, oranye, kuning, putih, hingga biru.
6. Ledakan supernova mampu menghancurkan sebuah bintang secara keseluruhan.
7. Pulsar, sebuah bintang neutron yang ditemukan pada tahun 1967 memancarkan gelombang radio.
8. Polaris atau bintang utara adalah satu-satunya bintang di langit yang nampak tidak bergerak dari malam ke malam.

Fakta Menarik tentang Planet
1. Merkurius adalah planet terkecil kedua di tata surya dan tidak memiliki bulan. Suhu maksimal Merkurius bisa mencapai 800ºC dengan suhu minimal mencapai 300ºC di bawah nol. Satu tahun di Merkurius sama dengan 88 hari di bumi. Merkurius diambil dari nama dewa perdagangan Romawi.
2. Venus adalah satu-satunya planet yang berotasi dari timur ke barat. Sehari di planet ini sama dengan 225 hari di bumi.
3. Bumi dan matahari berjarak sekitar 93 juta mil. Dibutuhkan sekitar 16 juta tenaga kuda untuk melepaskan diri dari tarikan gravitasi bumi.
4. Menurut para ilmuwan, sekitar 5 miliar tahun lagi panjang hari di bumi akan menjadi 48 jam. Saat itu adalah saat dimana matahari akan meledak setelah mencapai fase akhir evolusinya.
5. Planet Neptunus ditemukan lebih dari 150 tahun lalu pada tahun 1846. Sejak saat itu, Neptunus masih menyelesaikan orbitnya mengelilingi matahari. Planet ini membuthkan 165 tahun untuk sekali mengorbit matahari.
6. Pluto tidak memiliki orbit tetap. Terkadang orbitnya melintasi orbit Neptunus. Ukuran Pluto sangat kecil sehingga membuat ilmuwan menurunkan status pluto dari planet menjadi planet katai (dwarf planet).

Fakta Menarik Matahari, Bulan, Bintang, dan Planet

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Kenali Aku "Kecepatan"

|
Baca selengkapnya »
Hai kawan-kawan, bertemu lagi dengan keunikan dunia fisika!!

Kecepatan sudah terdengar cukup familiar, terlebih lagi bagi seorang penggemar balap mobil atau motor hingga ilmu fisika. Kecepatan atau velocity memang muncul sebagai istilah dari ilmu fisika untuk menyatakan perubahan jarak yang ditempuh per satuan waktu. Namun, kecepatan bukan istilah serius yang selalu dipakai di ilmu fisika saja. Ada lima fakta menarik untuk diketahui tentang kecepatan.

Sejarah
Rekor tercepat (di atas tanah) pertama di dunia dicetak oleh Gaston de Chasseloup-Laubat di Yveslines, Prancis, pada 18 Desember 1898. Ketika itu, dia mencatat kecepatan 39mph (setara 63,1 kilometer per jam) dengan mobil elektrik Jeantaud dan diakuinya cukup memusingkan.

Mach 1
Kecepatan suara adalah 761 mph atau 1.224 kilometer per jam, yang dalam istilah penerbangan disebut dengan Mach 1. Jika seseorang ingin terbang mengitari satu bumi penuh, maka perlu melakukan perjalanan setara 25,4 Mach.

Sekejap (blink)
Kecepatannya 340,3 meter per detik, setara dengan berlari tiga kali lipat panjang stadion Old Trafford milik Manchester United di Inggris dalam waktu satu detik. Wayne Rooney pasti tertarik untuk mengetahui hal ini.

Phileas Fogg
Adalah seorang tokoh fiksi dalam novel Around the World in Eighty Days yang ditulis Jules Verne pada pada 1873. Jika Anda mengelilingi bumi sesuai jarak lingkar bumi (24.901 mil atau setara 40.074 kilometer) dengan kecepatan rata-rata Fogg 1.000 mil per jam, maka seseorang hanya membutuhkan waktu 24 jam saja untuk berkeliling dunia.

Landasan Pacu (runway)
Jika mampu memecahkan rekor kecepatan 1.000 mil per jam, setidaknya anda membutuhkan landasan pacu sepanjang 14 mil (22,5 km). Ini bukan panjang landasan yang dibutuhkan secara total.
Tapi, landasan sepanjang 22,5 km itu hanya untuk pengereman.

Kenali Aku "Kecepatan"

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar

Manusia, Binatang, dan Benda dapat Melayang???

|
Baca selengkapnya »

Benda dan Manusia dapat melayang, WOW!!!
Aneh tapi nyata, apa mungkin??? Saya mengatakan “Mungkin” dan ini sudah terjadi di dunia dan bagaimana di Indonesia??? Sekarang pertanyaannya adalah “Apakah ini suatu keajaiban, mukjizat, atau rekayasa teknologi yang saat ini terus berkembang sangat cepat.
Benda atau manusia dapat melayang disebut juga LEVITASI (LEVITATION)
Ada dua hal yang membedakannya dari sudut pandang yang berbeda pula, yaitu benda atau manusia yang dapat melayang karena kehilangan berat atau gaya gravitasi bumi.
1. Dari segi "Mistik" maka manusia tersebut telah mempelajari suatu cabang ilmu okultisme, meditasi (transcendental meditation) atau sejenisnya. Tetapi ada pula yang sejak lahir memang mempunyai bakat untuk “Levitasi” ini.
2. Dari segi " Teknologi" maka benda atau manusia tersebut mempergunakan suatu alat khusus, untuk menghilangkan gaya berat atau gaya gravitasi ini, biasanya adalah unsur-unsur magnet, listrik atau benda-benda "diamagnetik" dsb.
Sudah sejak ribuan tahun yang lalu, manusia sudah berusaha dan mencoba mempelajari ilmu melayang di udara dengan cara menghilangkan gaya tarik bumi (gravitasi), baik dalam waktu hanya  beberapa detik saja atau menit, bahkan berjam-jam melayang di udara. Hal ini membuktikan bahwa manusia sudah dapat melakukan suatu keajaiban tersebut.
Ilmu pengetahuan (teknologi) dan ilmu metafisika (okultisme-megis) sudah berkembang begitu cepatnya, sehingga kita sulit membedakan mana yang rekayasa teknologi dan mana yang metafisika, karena keadaan (kondisi) metafisika sebagian juga dapat dijelaskan secara ilmiah dengan ilmu pengetahuan secara jelas, misalnya mengenai gelombang dan frekwensi pusat syaraf manusia (getaran otak), yang dapat dianalisa secara ilmiah (frekuensi, panjang gelombang dan perambatan gelombang elektromagnetik), dengan bantuan peralatan EEG (ElectroEncephaloGram) yang disebut gelombang Beta (14Hz - 30Hz ), Alpha (8Hz - 14Hz), Theta (4Hz - 8Hz ) dan Delta (0.5Hz - 4Hz ), juga Gama ( 30 ~ 40 Hz ).
Tiap keadaan (state) getaran pusat syaraf (otak), masing-masing mempunyai keistimewaannya sendiri, dan untuk keadaan getaran atau gelombang theta ini ( 4 ~ 8 hz), adalah yang paling penuh misteri, disinilah biasanya yang mungkin akan terjadi keadaan metafisika dari orang yang bersangkutan, kemungkinan terjadi mukjizat dan keajaiban, misalnya melayang di udara.


Manusia, Binatang, dan Benda dapat Melayang???

Posted by : Unknown
Date :
With 0komentar
▲Top▲